Analis PT HD Capital Yuganur Wijanarko melihat bahwa koreksi atau konsolidasi minor akibat aksi jual harian kaum beruang yang tidak tahan dengan volatilitas regional dilawan cukup sukses oleh pembelian saham big cap index drivers dan lapis dua pada perdagangan kemarin.

Hal ini membuat potensi indeks harga saham gabungan (IHSG) untuk turun ke level 5.000 maupun di bawah level tersebut sulit sekali.

"Kami rekomendasikan untuk melakukan buy secara lebih agresif," katanya dalam riset, Rabu (20/7/2016).

Adapun, support IHSG diprediksi ada di level 5.080-5.050-4.980 dan resistance:l 5.200-5.250-5.350

Sejumlah saham yang dapat menjadi pilihan hari ini a.l:

1. Bank BNI (BBNI) (Trading target: Rp5.850)
Secara teknikal pattern perbaikan short dan medium term trend di emiten perbankan big cap BUMN ini membuatnya menarik untuk diakumulasi melihat kinerja ekspektasi earnings di 2016-2017 dengan skenario kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di Rp5.850
Entry (1) Rp5.650, Entry (2) Rp5.550, Cut loss point: Rp5.350

2. Aneka Tambang (ANTM) (Trading target Rp950-Rp1.000)
Harga komoditas yang mulai bottoming di low 10 tahun terakhir dan valuasi sektor yang cukup murah setelah tertekan sekian lama membuat emitlten tambang ini menarik untuk diakumulasi jangka medium term. Rekomendasi akumulasi untuk potensi kenaikan berikutnya.
Entry (1) Rp825, Entry (2) Rp815, Cut loss point: Rp795

3. Bumi Serpong Damai (BSDE) (Trading target Rp2.150-Rp2.250)
Secara teknikal perbaikan short dan medium term trend emiten properti ini dapat digunakan sebagai akumulasi untuk kontinuasi kenaikan short dan medium term berikutnya ke Rp2.150-Rp2.250
Entry (1) Rp2.020, Entry (2) Rp1.980, Cut loss point: Rp1.960

4. PP Property (PPRO) (BUY) (Trading Target Rp545-Rp565)
Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium konstruksi BUMN ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resistance psikologis Rp545-Rp565
Entry (1) Rp525, Entry (2) Rp515, cut loss point: Rp505

 

sumber : bisnis.com